Perjuangan Kasih Ibu ~ Kini

Wahai Ibu...

Kini...(Ketika Anak Mu Dewasa)
Air Mata Bahgia Mu,
Bagai Berlian Berharga,
Tapi Air Mata Kecewa Mu,
Bagai Racun Berbisa....

Wahai Ibu......

Perhatian Mu,
Bagai Pengawas Setia Melindungi,
Tapi Tak Peduli Mu,
Bagai Tembok Membisu Sepi....

Wahai Ibu......

Kata-Kata Mutiara Mu Menjadi Pesanan,
Bagai Peta Hidup Perjalanan Masa Depan,
Tapi Kata-Kata Marah Mu Menjadi Karma Menampar,
Bagai Hukuman Halilintar Menyambar....

Wahai Ibu.....

Bahgia Dan Marah Mu Padanya,
Membuat Sang Pencipta Redho Atau Murka,
Doa Harapan Rintihan Mu Sangat Mustajab,
Tanpa Hadangan Batasan Mencapai Langit Dikabul Rabb,
Sesungguhnya Syurga Atau Neraka Anak Mu,
Di Nilai Atas Redho Atau Murka Mu Ibu.....